20080608 Backpacker di Istana Negara

Posted: June 10, 2008 in Jakarta
Tags: , , , , ,

Backpacker di Istana Negara

Gara-gara rasa penasaran…, kita emang jadi bisa terlibat dalam macem-macem….., yang engga-engga maupun yang non engga-engga….hehehee…., misalnya berwisata ke kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta.  Penasaran pengen liat dalemannya Istana Kepresidenan itu kaya apa…

Larangan dan larangan dan lebih banyak lagi larangan

Nah tuh….banyak banget larangannya kan..??? Namanya juga mo ke Wilayah Ring I dengan tingkat keamanan terketat diantara yang paling ketat. Alhasil…, kalo biasanya nge-trip pake celana cargo, kaos oblong, sendal gunung, n backpack gedheee…., sekarang kudu rapih jali kaya mo ngantor or mo kondangan…dan jreeeeng…….

backpacker ganti style

Karena dateng pagi, kami dapet antrian No. 2. Saat pendaftaran di Kantor Sekretariat Negara, adalah saat yang kisruh (seperti biasanya) karena kami tidak datang pada saat bersamaan, terus karena ada yang nitip KTP sementara orangnya belum dateng, ada juga yang lupa ngga bawa KTP jadi minjem SIM temennya, ada yang baru kali itu ketemu jadi saru dengan pengunjung lainnya…wahhh…pokoknya kisruh deh….dan puncaknya ada temen yang belum dapat Pass-Card dari pihak Istana padahal waktu di cek lagi KTP-nya sudah diserahkan (penyimpanannya jadi 1 bag campur-campur dengan pengunjung lain….halahhh….pusing milihinnya…..). Akhirnya minjem SIM salah satu temen, dan dapatlah itu Pass Card.

Aturannya sih satu rombongan itu dapet Pass Card dengan tali yang berwarna sama sesuai aturan yang ada digambar. Jadi….mestinya kami dapet biru semua…. tapi ternyata kami dapet yang biru cuma 17 Pass Card, 4 lainnya berwarna abu-abu…padahal mendaftarnya itu secara collective…daaaannn… KTP kami dicampur dengan KTP-KTP pengunjung lain….. Nah….ada lagi nih…. waktu berangkat dari tempat pendaftaran ke Istana kan pake shuttle bus khusus tuh….kapasitasnya 24 seat…., waktu naik rombongan kami terpisah ke 2 bis yang berbeda, dan ternyata rombongan bis 1 tidak boleh campur-campur dengan bis lain….halahhh…..

Per bis dipandu oleh 1 orang guide, untuk bis 2 nama guide nya Mbak Ega..maniiiiisss…..deh… sayang ngga ada fotonya….:)

09:15 WIB Acara Tour pertama diisi dengan pemutaran film dokumenter mengenai sejarah berdirinya Istana Negara, dibuka dengan narasi selamat datang oleh Ibu Negara – Ny. Ani SBY. Kalo ngga salah nyatetnya, begini nih isi film dokumenter itu:

Ada 5 Istana Kepresidenan di Indonesia, yaitu di Jakarta, Bogor, Cipanas, Jogjakarta, dan Bali. Nah di lingkungan kompleks Istana Kepresidenan yang di Jakarta ini ada 2 istana, yaitu Istana Merdeka dan Istana Negara.

Gedung Istana Negara yang di Jakarta pertama kali didirikan tahun 1796-1804 oleh seorang Gubernur Jendral Hindia Belanda – J.H. Van Brown dan dijadikan sebagai rumah tinggal. Tahun 1819 dijadikan sebagai basis pemerintahan Hindia Belanda. Sedangkan gedung Istana Merdeka didirikan tahun 1873-1879.

Tanggal 27 Desember 1949 setelah Belanda mengakui kemerdekaan Republik Indonesia Serikat, barulah gedung itu diserahkan kepada pemerintah RIS dan esoknya Presiden Soekarno pindah ke sana. Dulunya Istana Negara ini disebut dengan nama Istana Gambir.

Setelah pemaparan tentang sejarah Istana, lalu ada penjelasan mengenai ruangan-ruangan di dalam Istana Negara dan Istana Merdeka beserta peruntukannya. Setelah itu kami memulai tour menyusuri ruangan demi ruangan di dalam Istana.

Sebelum masuk ke halaman Istana, kami harus melewati detektor logam, dan ada banyak pasukan pengaman istana yang kekar-kekar mengawasi setiap gerak gerik kami. Gw yang bawa block note dan pulpen dicurigai sebagai wartawan..hihihi…. Rupanya setiap rombongan akan di kawal oleh 1 orang pengawal istana berpakaian safari dan ber-walkie talkie, yang terus mengikuti kami dari awal masuk hingga keluar lagi.

Di tangga teratas yang berjumlah 16 buah, ada 2 orang prajurit penjaga istana berpakaian merah dan bercelana putih serta bertopi dan membawa senjata, persis seperti penjaga istana Buckingham di England. Di tangga terbawah, setiap rombongan di foto oleh photographer istana. Kalau rombongan lain berfoto dalam gaya standar berdiri tegak berjejer, nah kalau kami…berfoto dengan gaya gokil kami masing-masing….xixixiiii….bikin pusing photographer dan pengawal istana…:D

Setelah itu kami masuk ke ruang demi ruang di dalam Istana. Di sana sini terdapat banyak sekali guci-guci antik dari berbagai negara, lukisan-lukisan antik karya maestro Indonesaia, patung-patung kayu dan perunggu, karpet persia yang tidak boleh diinjek. Lalu di ruang jamuan, ada 2 buah lampu gantung yang masing-masing seberat 500 kg. Lukisan-lukisan itu diantaranya ada lukisan Jend. Sudirman karya Gambir Anom lukisan Gajahmada karya Hank Ngantung (1950), lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh (1857), lukisan Gatotkoco, Pergiwa dan Pergiwati karya Basuki Abdullah. Patung kayu yang sangat unik dan detailnya yang menakjubkan berjudul Patung Pertapa karya Bambang Krisyono. Lalu ada 2 buah gading gajah yang panjangnya melebihi tinggi badan orang indonesia dewasa, ini adalah hadiah dari presiden Thailand.

Di taman istana, juga banyak terdapat patung-patung batu dan perunggu yang rata-rata telanjang….. Kata Mbak Ega, Tour Guide kami, patung-patung telanjang itu dibuat pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, …ooooohhhh….pantes…

Jam 10:30 acara Tour Istana pun selesai…..halahhhh…..laper n haus, karena ga boleh bawa makanan dan minuman selama tour…. O ya, karena sewaktu tour tidak boleh membawa-bawa tas, maka pihak Sekretariat Negara menyediakan loker untuk menyimpan barang-barang. Dan kalau pengunjung haus atau lapar, di samping tempat pendaftaran ada kantin. Dan juga ada tempat pemesanan foto.

Rupanya urusan kisruh dengan KTP dan Pass Card belum selesai, sebab salah satu teman kami KTP nya tidak ada dalam kantong-kantong berisi KTP-KTP pengunjung. Sudah dicek ke dalam data base di komputer tempat pendaftaran juga tidak ada datanya, padahal katanya dia sudah menyerahkan KTP yang waktu pendaftaran pagi tadi sama-sama kami kumpulkan….walahhh…… sampai akhirnya dia harus membuat surat keterangan kehilangan KTP….nah lho….piye urusane iki…..pantesan ajaaa….tadi pagi Pass Card nya kurang satu….!!!

Bikin Rusuh di RAGUSA

Sepulangnya dari Tour Istana Negara ini, kami berbondong-bondong berjalan kaki memutari kompleks Istana Negara di siang bolong yang panas , ke arah Gambir, menuju Café Ragusa, mo nge-ES Krim…..:D Waktu melewati penjaga istana yang sedang sendirian berjaga, kami iseng-iseng berfoto ria bersamanya….hihihiiii….

Wahhh…..menyedihkan sekali café Ragusa ini…., tidak cantik…..tidak indah…..seperti waktu awal didirikan…. Hmmm….sekarang cuma sepetak ruko yang sangat biasa saja…..kalau tidak mau dibilang kumuh dan kurang urus!!! Sayang sekali…..:(

Ragus, kedai es krim Italia

Seusai kongkow-kongkow di Ragusa, rombongan kami bubar dengan urusannya masing-masing. Saya dan 2 kawan memutuskan untuk main-main ke Monas…

———ooooOOooo———-

Comments
  1. nopan says:

    kalau ke istana negara, datangnya mendadak atau harus telpon dulu sehari sebelumnya?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s