Sumedang : Curug Pongkor Dibalik Punggung Cadas Pangeran

Posted: September 24, 2012 in jawa, Jawa Barat
Tags: , , , ,

Curug ini benar-benar belum terekspose, tersembunyi di sebuah ceruk tebing batu cadas yang menjulang tinggi. Didepannya terhampar pesawahan hijau berundak-undak. Curugnya juga hanya satu saja, tidak besar tapi tinggi, seakan-akan tercurah keluar begitu saja dari dalam tebing batu cadas. Di atas tebing batu cadas adalah hutan Gunung Tugu yang dihuni monyet-monyet kecil.

==========

01-Januari-2010

Curug Pongkor terletak di Desa Ciherang (Sumedang Selatan), di rute Jalan Cadas Pangeran yang menghubungkan Bandung dengan Sumedang.

Tak ada jalan tembok atau sekedar jalan setapak berbatu yang memang dikhususkan untuk menuju ke sana. Yang ada hanyalah jalan setapak yang biasa dipakai penduduk untuk pergi ke sawah dan ladang mereka. Dan pematang sawah, serta harus pula melewati saluran air kecil dengan airnya yang dingin.  Dua kali kami berpapasan dengan ular sawah yang sama-sama kaget. Lumpur sudah melumuri kaki kami, dan betis sudah perih tergores-gores duri sang putri malu dan daun eurih yang setajam silet baru.

Bukan tempat “wisata”, mungkin cuma sekadar tempat bagi penduduk setempat untuk “botram” istilah orang Sunda untuk acara makan-makan di lingkungan alam terbuka.

Bahkan tak ada saung sawah, cuma ada bekas perapian dari batu , bekas seseorang membuat nasi liwet dan ayam bakar atau ikan bakar mungkin. Hmmmm….  Terbayang asyiknya berkemping ria di alam hijau ini.  Dan malamnya diisi dengan menyalakan api unggun serta menikmati makan malam bikinan sendiri.  Alangkah nikmatnya memakan ikan nila bakar, ikan asin bakar, sambal mentahan, dan lalapan serta kerupuk kampung  !!!

Penasaran ingin ke sana ?? Kalau kalian menuju Sumedang dari arah Bandung, setelah melewati Jalan Cadas Pangeran, turunlah di dekat pompa bensin sebelum gerbang “Selamat Datang Sumedang Kota”. Di sebelah kiri ada jalan beton menanjak menuju ke sebuah kampung. Ikuti lah jalan itu dan bertanyalah kepada penduduk setempat atau lebih baik minta diantar saja , karena tidak ada penanda jalan apapun untuk menuju ke sana.

=======

Thanks to my partner in crime : Ateng & Mbak Dewi

Salah satu kontestan pemenang dalam lomba adventure journal   http://www.djarum-super.com/adventure/adventure-journal/contestant-journal/detail/read/sumedang-curug-pongkor-dibalik-punggung-cadas-pangeran/  Oleh : Dian Sundari

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s